PADANG (SumbarFokus)
Di tengah banjir besar yang melanda Kota Padang selama beberapa hari terakhir, para jurnalis tetap menjalankan tugas jurnalistik meski mereka sendiri ikut menjadi korban. Rumah terendam, akses terputus, hingga kerusakan alat kerja tidak menghentikan langkah mereka untuk menyampaikan informasi kepada publik.
Ketika sebagian warga fokus menyelamatkan harta dan keluarga, sejumlah jurnalis justru turun ke lapangan mendokumentasikan situasi dan memberi laporan langsung. Mereka memastikan kabar mengenai kondisi banjir, evakuasi, dan penanganan darurat sampai kepada masyarakat tanpa tertunda.
Ketua Forum Wartawan Parlemen Sumbar (FWP-SB) Ucok Novrianto memberikan apresiasi atas dedikasi para jurnalis tersebut. Menurutnya, banyak wartawan yang tetap bekerja meski keluarga mereka berada di rumah terendam dan membutuhkan perhatian.
“Ini adalah wujud tanggung jawab dan jiwa profesionalisme kawan-kawan di lapangan. Mereka tetap bekerja demi memastikan publik mendapatkan informasi yang benar,” ujar Ucok, Selasa (2/12/2025).
Dia menyebut kondisi para jurnalis sangat memprihatinkan. Tidak sedikit dari mereka yang kehilangan tempat tinggal sementara, bahkan alat kerja seperti kamera dan laptop ikut terendam sehingga berisiko rusak.
FWP-SB berharap pemerintah daerah juga memberikan perhatian kepada para jurnalis yang ikut terdampak, mengingat mereka berperan penting dalam penyebaran informasi, terutama pada masa tanggap darurat.
Ucok menegaskan bahwa solidaritas sesama jurnalis dan dukungan dari berbagai pihak menjadi kekuatan utama agar tugas-tugas jurnalistik dapat terus berjalan meskipun berada di tengah bencana. (000/003)
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.





