JAKARTA (SumbarFokus)
Bupati Musi Banyuasin H. M. Toha Tohet menghadiri Rapat Tahunan Dewan Pengurus Asosiasi Daerah Penghasil Migas dan Energi Terbarukan periode 2025–2030, di Kantor Badan Penghubung Provinsi Jambi, Jakarta Pusat, Selasa (3/2/2026).
Rapat yang dipimpin Ketua Umum ADPMET sekaligus Gubernur Jambi itu membahas penguatan sinergi daerah penghasil migas dalam mendukung ketahanan energi nasional.
Sejumlah kepala daerah hadir sebagai pengurus, di antaranya Gubernur Kalimantan Timur, Gubernur Sulawesi Selatan, Gubernur Papua Barat, serta para bupati dari daerah penghasil migas, termasuk Musi Banyuasin.
Dalam rapat tersebut, ADPMET menyepakati komitmen mendukung percepatan lifting migas nasional. Upaya itu dibarengi strategi transisi energi melalui optimalisasi gas bumi sebagai energi antara.
Selain itu, pengurus juga mendorong pengelolaan sumur tua melalui implementasi Permen ESDM Nomor 14 Tahun 2025 dengan skema KSO++ (Kerja Sama Operasi Plus). Skema tersebut diarahkan untuk meningkatkan produksi sekaligus memberi dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar wilayah operasi.
Forum juga menegaskan percepatan realisasi Participating Interest (PI) 10 persen sebagai hak daerah. Kebijakan ini dinilai penting untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor migas.
Bupati Toha Tohet yang juga masuk jajaran Ketua ADPMET menyatakan pentingnya kolaborasi pusat dan daerah dalam pengelolaan energi.
Kehadiran Musi Banyuasin dalam forum tersebut menegaskan posisi daerah sebagai salah satu wilayah penghasil migas yang siap mendukung target produksi nasional 1 juta barel minyak per hari pada 2030.
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.





