Dia mengatakan, program vokasi tersebut dirancang agar tenaga kerja lokal tidak hanya terserap, tetapi juga memiliki kompetensi yang sesuai kebutuhan industri.
Sementara, Kepala Distransnaker Banyuasin Epriliansyah menilai skema yang diterapkan Muba layak menjadi referensi.
“Kami melihat Muba sangat progresif di bawah komando Pak Kadisnya Pak Sinulingga. Informasi yang kami dapatkan hari ini, mulai dari tata kelola TKA hingga program magang ke Jepang, akan menjadi bahan evaluasi penting untuk memperkuat kebijakan ketenagakerjaan di Banyuasin agar lebih solid dan tepat sasaran,” katanya.
Pertemuan ditutup dengan komitmen memperkuat kolaborasi antar kabupaten guna menciptakan iklim investasi dan ketenagakerjaan yang kompetitif di Sumatera Selatan. (015)
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.





