Dari pasar modal, perhimpunan dana diproyeksikan menembus Rp250 triliun. Sementara itu, aset lembaga penjamin diperkirakan tumbuh cukup kuat, yakni sebesar 14–16 persen yoy.
Pada sektor keuangan digital, jumlah konsumen aset keuangan digital dan kripto diproyeksikan tumbuh sebesar 26 persen yoy. Nilai transaksi melalui agregator keuangan diperkirakan mencapai Rp27 triliun, sedangkan permintaan terhadap inovative credit scoring diproyeksikan mencapai 200 juta permintaan.
“Kondisi fundamental perekonomian dan juga kinerja sektor jasa keuangan sangat solid menjadi modalitas yang sangat penting untuk kelanjutan kita ke depan. Kami berterima kasih atas seluruh program-program prioritas pemerintah,” kata Friderica.
Dia menegaskan, arah kebijakan dan proyeksi positif ini menjadi landasan untuk memperkuat sinergi antara regulator, pelaku industri, dan pemangku kepentingan lainnya dalam menjaga stabilitas sekaligus mendorong pertumbuhan sektor jasa keuangan yang berkelanjutan. (028)
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.





