Materi atau kurikulum Pesantren Ramadan yang akan disajikan antara lain berupa materi mengenai pematangan praktek-praktek ibadah, pelaksanaan Salat Dhuha, Salat Zuhur berjamaah untuk siswa. Membaca Al-Qur’an/Tahfiz Al-Qur’an, dan lomba-lomba atau cerdas cermat materi keagamaan.
“Sengaja kita arahkan materi Pesantren Ramadan pada pematangan praktik ibadah, karena kita melihat masih banyaknya siswa SD dan SMP yang kurang sempurna dalam melaksanakan praktik ibadah. Hal dimaksud seperti bagaimana berwudhu, melaksanakan salat fardhu, Salat Dhuha, salat jama’, Salat Qashar, dan Salat Jenazah,” ujarnya.
Ditekankan, agar kegiatan ini sukses dan bermanfaat banyak bagi siswa, perlu kerja sama yang baik, serta dukungan, dari orang tua siswa, pengurus masjid, da’i Nagari, niniak mamak, tokoh masyarakat, unsur kajorongan, wali nagari, camat, dan pihak terkait lainnya. (018)
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.





