“Dari sepuluh unit EEWS yang tersedia di Sumbar, delapan di antaranya berada di Kota Padang, satu di Poltekpel Padang Pariaman, dan satu di Kota Pariaman, yang kita terima dari Pemerintah Taiwan,” terang Suaidi.
Dia juga menegaskan, selain EEWS, BMKG juga menerima hibah HF Radar dari Pemerintah Prancis, yang dapat memberikan data real-time terkait tinggi gelombang dan arus laut saat tsunami terjadi. (028)
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.






