Dijelaskan, salah satu penyebab kerusakan pada bangunan irigasi adalah akumulasi sedimen di atas bendungan, yang menyebabkan aliran air menjadi sangat deras dan menghantam struktur bangunan irigasi. Afrizal menegaskan, perbaikan segera perlu dilakukan untuk menghindari potensi bahaya lebih lanjut.
“Saya mengimbau seluruh masyarakat dan aparat terkait untuk tetap waspada terhadap cuaca ekstrem yang diperkirakan akan terus berlangsung. Kami juga meminta agar seluruh laporan situasi di lapangan, baik dari desa maupun kelurahan, dapat disampaikan secara berjenjang,” tutup Afrizal. (028)
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.





