PADANG PARIAMAN (SumbarFokus)
Kepolisian Resor Padang Pariaman terus melakukan upaya penanganan dan pemulihan pascabencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat.
Kapolres Padang Pariaman, AKBP Ahmad Faisol Amir, dalam press release akhir tahun yang digelar di Mapolres Padang Pariaman, Rabu (31/12/2025), menyampaikan bahwa penanganan bencana telah dilakukan di berbagai lokasi terdampak, di antaranya Asam Pulau, Perumahan Griya Palembayan, Kayu Tanam, Sicincin, dan beberapa daerah lainnya.
Dia menjelaskan, langkah utama yang telah dilakukan meliputi normalisasi wilayah terdampak, penyaluran bantuan air bersih, distribusi kebutuhan sembako, pelaksanaan trauma healing, hingga penyebaran alat berat untuk membantu pembersihan material longsor dan banjir.
Selain itu, aparat gabungan juga melakukan pencarian jenazah korban, serta mengerahkan dapur lapangan guna menyediakan makanan gratis bagi warga terdampak selama masa pemulihan.
“Seluruh upaya ini dilakukan sebagai bentuk kehadiran negara dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana,” ujar Faisol.
Untuk rencana ke depan, Faisol mengungkapkan bahwa sebanyak 37 unit toren air akan dipasang di 37 titik dalam waktu dekat guna memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat.
“Adapun wilayah yang akan dipasang toren air meliputi daerah Batang Anai (7 toren), Nan Sabaris (6), Ulakan 7, Kayutanam 2, Lubuk Alung 5, Sintoga 4, Sungai Sariak 6, dan Padang Sago 4,” rinci Faisol.
Faisol berharap ke depan masyarakat dan aparat dapat bersatu serta bergandeng tangan dalam menghadapi dan menyelesaikan dampak bencana yang terjadi, khususnya di wilayah Sumatera Barat dan Kabupaten Padang Pariaman.
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.






