Hingga kini, lebih dari 80 unit pesawat dan helikopter gabungan TNI, Polri, Basarnas, swasta, serta dukungan Susi Air terus beroperasi setiap hari. Presiden juga turun langsung meninjau lokasi bencana di tiga provinsi, didampingi Wakil Presiden dan para menteri terkait.
Terkait polemik status bencana nasional, Teddy menegaskan sejak 26 November pemerintah pusat telah melakukan penanganan berskala nasional tanpa menunggu penetapan formal. Seluruh pembiayaan penanganan dan pemulihan bersumber dari anggaran pusat, dengan alokasi dana hingga Rp60 triliun secara bertahap.
Pemerintah juga mengerahkan lebih dari 100 armada laut dan udara serta sekitar seribu alat berat dari Kementerian PUPR. Meski puluhan jalan dan jembatan sempat terputus, pemulihan dilakukan secara bertahap hingga akses dan kelistrikan kembali tersambung.
Teddy mengakui penanganan belum sepenuhnya sempurna, namun menegaskan ribuan aparat, tenaga medis, pilot, kru logistik, relawan, hingga warga setempat telah bekerja tanpa henti sejak jam pertama bencana. Pemerintah mengajak seluruh pihak menjaga energi positif dan memperkuat kerja sama untuk mempercepat pemulihan Sumatra. (000/003)
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.






