Dari generasi ke generasi, jumlah kromosom makhluk hidup tidak pernah berubah. Contohnya manusia, sejak dulu punya 46 kromosom atau 23 pasang kromosom, tikus 40 kromosom atau 20 pasang, sedangkan lumba-lumba 44 kromosom atau 22 pasang.
Seorang anak manusia adalah hasil dari peleburan sel sperma dari ayah dan juga sel telur dari ibunya. Seharusnya, menurut logika sederhana, anak manusia akan mempunyai 92 kromosom karena mendapatkan 46 kromosom dari ayah dan 46 kromosom dari ibunya. Tapi, faktanya tidak seperti itu. Seorang anak manusia tetap mempunyai 46 kromosom meskipun dia mempunyai dua orang tua dengan 46 kromosom. Di sinilah fungsi pembelahan meiosis diperlukan.
Dengan pembelahan ini, kromosom ayah dan ibu akan dibagi sehingga anak yang lahir dari peleburan sel sperma dan sel telur mempunyai jumlah kromosom yang sama dengan manusia pada umumnya, yaitu 46 kromosom.
Jadi, kesimpulannya, pembelahan meiosis berperan penting dalam kelangsungan hidup setiap makhluk hidup yang bereproduksi. Melalui pembelahan ini, jumlah kromosom tidak akan berubah dari satu generasi ke generasi berikutnya. Di sisi lain, pembelahan meiosis juga menyebabkan Anda mempunyai kemiripan dengan orang tua dan saudaramu namun masih memiliki perbedaan.
Itulah penjelasan pengertian pembelahan meiosis dan tujuannya. Semoga bermanfaat! (006/BBS)
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.






