Mikronutrien ini menjadi salah satu faktor penting yang mendasari sistem kekebalan tubuh. Saat tubuh kekurangan mikronutrien, sistem kekebalan tubuh menjadi tidak efektif dalam melawan patogen penyebab penyakit.
“Untuk itu, memastikan asupan nutrisi yang cukup dan seimbang sangat diperlukan. Di sinilah peranan penting dari buah, karena ragam kandungan vitamin, mineral, serat pangan, dan antioksidan di dalam buah dan jus buah mampu menjadi bahan baku yang membantu kita membangun dan mengoptimalkan sistem daya tahan tubuh,” jelas dr. Diana.
- Asupan buah yang ideal
Menurut dr. Diana, porsi asupan buah yang ideal adalah minimal tiga kali sehari. Ia menganjurkan tiga porsi buah ini dibagi menjadi pagi, siang, dan malam. Asupan buah ini akan menjadi lebih baik lagi jika bisa dibagi menjadi buah-buahan yang beragam. Selain itu, buah juga bisa dikonsumsi dalam bentuk jus.
Dokter Diana menyarankan untuk membangun kebiasaan mengonsumsi buah sejak dini. Orang tua juga harus memberikan contoh yang baik kepada anaknya, seperti memakan buah di depan anak dan mengisi kulkas dengan buah-buahan.
“Intinya sekarang ini kita biasakan. Anak-anak itu adalah peniru ulung. Gak bisa kita suruh-suruh, jadi harus dibiasakan,” ucap dr. Diana.
- Edukasi bisa meningkatkan kesadaran masyarakat
Buavita juga telah bekerja sama dengan Institut Pertanian Bogor untuk melakukan studi yang melibatkan 100 orang ibu Indonesia. Penelitian ini dipimpin oleh Prof. Dr. Ir. Dodik Briawan, MCN, Guru Besar Departemen Gizi Masyarakat Institut Pertanian Bogor.
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.






