Kegiatan yang berlangsung secara hybrid di Aula PGSD FIP UNP ini dibuka Wakil Dekan Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni Hanif Al Kadri. Dia menekankan pentingnya pembekalan akademik sejak tahun pertama agar mahasiswa PGSD memiliki motivasi kuat dan kemampuan merancang karier secara mandiri.
“Sejak awal, mahasiswa perlu memiliki pola pikir kreatif. Selain menjadi guru profesional, mereka juga harus mampu memberdayakan potensi ekonomi mandiri,” tuturnya.
Kuliah umum menghadirkan dua narasumber utama yang membahas kebutuhan guru SD di era Society 5.0. Prof. Hutkemri menjelaskan bagaimana calon guru harus memanfaatkan kecerdasan buatan secara bijak dan mengintegrasikannya ke dalam pengembangan karakter siswa. Sementara itu, Elyzawati dari Forum UMKM Syariah Sumbar menyampaikan materi tentang edupreneurship, termasuk demonstrasi teknik membatik sebagai media pembelajaran kreatif sekaligus peluang ekonomi.
Melalui rangkaian kegiatan ini, Departemen PGSD FIP UNP memastikan calon lulusannya memiliki kompetensi unggul, berjiwa wirausaha, bertanggung jawab, dan mampu merancang pembelajaran digital yang berkualitas. PGSD menargetkan lulusannya siap bersaing secara global dan menjawab tuntutan era Society 5.0. (000/003)
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.





