Menurut Chandra, dua kejadian itu menunjukkan pembinaan Satpol PP terhadap dubalang tidak berjalan.
“Ini harus jadi evaluasi Wali Kota Padang. Tidak ada transparansi bagaimana pembinaan terhadap Dubalang Kota. Kalau Satpol PP tidak sanggup, berhentikan saja kasatpol PP-nya,” tegasnya.
Dubalang Kota merupakan tenaga perbantuan pengamanan di tingkat kelurahan dan digaji melalui alokasi APBD. Chandra mengingatkan potensi penyalahgunaan fungsi jika pembinaan tidak diperketat.
“Jangan sampai ke depan dubalang yang digaji dari pajak rakyat ini menjadi preman-preman yang diberi seragam dan digaji pemerintah, sedangkan kerjanya menakut-nakuti masyarakat,” tukasnya. (000/003)
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.





