PADANG (SumbarFokus)
PLN UID Sumbar bersama TNI dan Polri bergerak cepat memulihkan pasokan listrik di berbagai wilayah yang terdampak banjir dan longsor sejak 27 November 2025. Kerusakan jaringan terjadi di sejumlah titik akibat tiang roboh, akses jalan terputus, dan medan yang sulit dijangkau.
General Manager PLN UID Sumbar menyebut petugas langsung turun ke lapangan sejak hari pertama bencana. Upaya perbaikan dilakukan di daerah yang terdampak paling berat untuk memastikan listrik kembali menyala, terutama di fasilitas vital seperti puskesmas, posko pengungsian, dan permukiman warga.
“Kami melihat sendiri bagaimana masyarakat menunggu terang kembali. Dengan dukungan TNI dan Polri, proses pemulihan menjadi lebih cepat. Ini bukan hanya tugas PLN, tetapi juga misi kemanusiaan untuk Sumbar,” ujarnya, Kamis (4/12/2025).
Personel TNI dan Polri turut mengamankan lokasi perbaikan sambil membantu penarikan kabel dan pendirian tiang listrik. Mereka juga memastikan jalur perbaikan tetap aman dari kerumunan dan gangguan lalu lintas.
“Kami memastikan masyarakat tidak menunggu lebih lama. Bersama PLN, kami bergerak untuk memulihkan listrik di seluruh wilayah terdampak,” kata perwakilan TNI–Polri di lapangan.
Di beberapa lokasi, petugas harus bekerja menggunakan alat manual karena alat berat belum dapat mencapai titik kerusakan. Kondisi tanah labil dan jalur berlumpur menjadi tantangan utama selama pemulihan berlangsung.
PLN UID Sumbar juga mengerahkan tim tambahan dari unit lain, menyiapkan genset bergerak, material cadangan, serta melakukan pemantauan 24 jam untuk mempercepat normalisasi jaringan.
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.





