“Kami siap mendukung penuh upaya percepatan penanganan ini agar masyarakat bisa kembali beraktivitas secara normal,” katanya.
Fadly Amran menambahkan bahwa IPA Gunung Pangilun merupakan fasilitas vital dengan kapasitas produksi 500 liter per detik. Pascabencana, fasilitas itu mengalami gangguan yang berdampak langsung terhadap layanan air bersih di pusat kota.
Dia menjelaskan bahwa banyak sumur warga di empat kecamatan mengering sehingga kebutuhan air bersih masyarakat terganggu.
“Kami berharap, sebelum Ramadan permasalahan air bersih ini bisa tuntas. Untuk itu tentu kita butuh dukungan pemerintah pusat,” ujarnya.
Usai peninjauan, rombongan melanjutkan kunjungan ke kawasan Gunung Nago, Lambuang Bukik, Kecamatan Pauh, untuk memastikan pembenahan aliran Sungai Batang Gunung Nago serta pemulihan pasokan air berjalan sesuai rencana. (000/adpsb)
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.





