Rahmat Saleh Minta Presiden Siapkan Skema Uang Duka Korban Bencana

Rahmat Saleh. (Foto: Ist./SumbarFokus.com)

PADANG (SumbarFokus)

Anggota Komisi IV DPR RI Rahmat Saleh mengusulkan agar negara memberikan perhatian khusus kepada korban bencana alam yang meninggal dunia melalui mekanisme uang duka. Usulan tersebut dinilai sebagai bentuk kehadiran negara sekaligus penghormatan terhadap setiap nyawa yang hilang akibat bencana.

Bacaan Lainnya

Rahmat menilai, keluarga korban meninggal kerap menghadapi beban sosial dan ekonomi yang berat setelah kehilangan anggota keluarga. Karena itu, menurutnya, negara perlu hadir tidak hanya dalam penanganan fisik bencana, tetapi juga dalam memberikan perlindungan dan dukungan kepada keluarga yang ditinggalkan.

Ia mencontohkan kebijakan penanganan korban bencana di Thailand, di mana negara memberikan santunan sekitar Rp1 miliar bagi setiap korban meninggal dunia. Kebijakan tersebut, menurut Rahmat, menunjukkan bagaimana negara memberikan nilai dan penghormatan tinggi terhadap nyawa warganya.

Rahmat menyadari kondisi fiskal Indonesia memiliki tantangan tersendiri. Namun, ia menilai pemberian uang duka khusus bagi korban bencana masih memungkinkan jika dibandingkan dengan besaran anggaran nasional saat ini.

Ia menyinggung anggaran program Makan Bergizi Gratis yang mencapai sekitar Rp1 triliun per hari. Menurutnya, jika negara mampu mengalokasikan dana sebesar itu, maka santunan bagi korban meninggal akibat bencana tidak akan menjadi beban yang terlalu besar.

Rahmat menegaskan, nominal uang duka tidak harus ditetapkan sebesar Rp1 miliar per jiwa. Ia mengusulkan opsi yang lebih moderat sebagai langkah awal, yakni sekitar Rp500 juta per korban meninggal dunia.

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.



Pos terkait