Dia juga mengingatkan Dinas Pariwisata Kota Pariaman untuk terus menjalin komunikasi dengan berbagai komunitas yang memiliki potensi untuk menggelar acara serupa, guna semakin meramaikan Kota Pariaman dan memberikan dampak positif bagi ekonomi lokal.
Sementara, Nofen Noferi, Ketua DPC Ratu Prabu Kota Pariaman, mengungkapkan rasa bangganya terhadap kelancaran acara yang berlangsung selama dua hari ini, mulai dari 15 hingga 16 November 2025.
“Kami sangat senang melihat banyaknya peserta yang hadir. Ini membuktikan bahwa Festival Mancing Mania Ratu Prabu memiliki potensi untuk berkembang. Semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, baik secara sosial maupun ekonomi,” kata Nofen.
Dalam kesempatan ini, sebanyak 1 ton ikan jenis nila, mujair, dan lele disebar di Talao Pauh untuk dijadikan target pancing para peserta. Selain itu, acara ini juga dimeriahkan dengan kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang bertujuan untuk menjaga kestabilan harga dan pasokan bahan pangan. Berbagai kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, bawang, sayuran, dan olahan hasil pertanian disediakan untuk masyarakat sekitar.
Dengan suksesnya festival ini, diharapkan dapat mendorong peningkatan ekonomi dan pariwisata di Kota Pariaman serta memberikan ruang bagi pecinta mancing dari berbagai daerah untuk berkompetisi dan menjalin silaturahmi. (028)
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.





