Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang Win Bernadino menyampaikan bahwa bencana di Pauh dan sejumlah wilayah lain menjadi duka bersama.
“Kami turut prihatin atas dampak bencana yang terjadi,” katanya.
Dia menjelaskan, melalui program Semen Padang Peduli perusahaan hadir sejak hari pertama bencana, menyiapkan makanan untuk warga Lambung Bukik, mengevakuasi korban, serta menyalurkan bantuan sembako ke daerah yang sempat terisolasi.
Perusahaan juga mengerahkan tiga unit alat berat untuk membersihkan lumpur di sejumlah titik, termasuk di sepanjang Jalan Raya Mohammad Hatta. Alat berat tersebut juga dikerahkan untuk normalisasi Sungai Batang Kuranji dan pembangunan tanggul darurat di Gunung Nago, Simpang Pasia, hingga Batu Busuk.
Koordinator Posko Semen Padang Peduli Siaga Bencana Ferdy Dinardo menyebut alat berat perusahaan masih bekerja di beberapa lokasi.
“Sebelumnya excavator kami tempatkan di Sungai Batang Kuranji. Setelah rampung, alat berat langsung digeser ke Batu Busuk,” ujarnya.
Melalui rangkaian aksi ini, PT Semen Padang menunjukkan komitmen berkelanjutan dalam membantu pemulihan masyarakat terdampak bencana, sekaligus mendukung upaya penguatan ketahanan lingkungan dan infrastruktur di Sumatera Barat. (000/sp)
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.





