PADANG (SumbarFokus)
Upaya melibatkan generasi muda dalam menjaga kualitas demokrasi diperkuat melalui pelantikan pengurus Majelis Pembimbing dan Pimpinan Cabang Satuan Karya Pramuka Adhyasta Pemilu Kota Padang masa bakti 2025–2030, di Aula Bawaslu Kota Padang, Jumat (30/1/2026).
Pelantikan dilakukan Ketua Kwartir Cabang 09 Gerakan Pramuka Kota Padang Andree Algamar dan dihadiri Anggota Bawaslu Sumatera Barat Muhamad Khadafi.
Ketua Bawaslu Kota Padang Eris Nanda menyampaikan, pembentukan dan pelantikan Saka Adhyasta Pemilu merupakan respons atas tren penurunan Indeks Demokrasi Indonesia sejak 2023.
“Demokrasi memang menghadapi persoalan, tetapi bukan berarti demokrasi itu buruk. Demokrasi yang buruk bukan untuk dihilangkan, melainkan diperbaiki dengan menghadirkan elemen-elemen demokrasi seperti tindakan komunikatif, diskursus, dan proses deliberasi,” ujar Eris.
Dia menegaskan, pengukuhan Saka Adhyasta Pemilu tidak sekadar seremonial, melainkan diarahkan agar Pramuka hadir sebagai elemen demokrasi yang aktif.
“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Ketua Kwarcab yang telah mengukuhkan kami. Harapannya, Pramuka bisa menjadi pelopor dalam menjaga kualitas demokrasi,” katanya.
Muhamad Khadafi menambahkan, peran Saka Adhyasta Pemilu perlu diperkuat tidak hanya pada sosialisasi kepemiluan, tetapi juga pencegahan pelanggaran, terutama praktik politik uang.
“Tidak boleh terlibat politik uang dan ranah pelanggaran lainnya. Apa yang sudah dilakukan Pramuka ini patut dicontoh oleh banyak pihak, dan ini menjadi langkah strategis menuju Indonesia Emas,” kata Khadafi.
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.






