Pada kesempatan itu, Iskandar juga meminta dukungan pemerintah daerah agar operasional dan distribusi PT Semen Padang di Sumbar dan lima provinsi lain berjalan lancar, sehingga perusahaan dapat terus memberikan kontribusi bagi pembangunan daerah.
Sementara, Ketua DPRD Sumbar Muhidi menegaskan kembali pentingnya Pokdarwis sebagai penggerak utama pariwisata berbasis masyarakat. Dia menyebut keberadaan Pokdarwis mampu menciptakan lapangan kerja, menggerakkan UMKM, meningkatkan perputaran ekonomi, hingga memperkuat kontribusi sektor pariwisata terhadap PAD.
“Di tangan Pokdarwis, destinasi kita terawat, pelayanan ditingkatkan, dan kearifan lokal diperkenalkan kepada wisatawan. Masa depan pariwisata Sumbar ditentukan oleh inovasi dan konsistensi Pokdarwis di setiap nagari,” kata Muhidi.
Dukungan serupa disampaikan Kepala Dinas Pariwisata Sumbar Lila Yanwar. Dia menyebut sejumlah desa wisata di Sumbar mampu menembus daftar 50 desa wisata terbaik nasional, sebuah capaian yang menunjukkan kuatnya peran masyarakat dalam memajukan sektor ini.
Menurutnya, pembangunan pariwisata tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah. Penguatan experience tourism, kreativitas lokal, dan kolaborasi seluruh unsur masyarakat menjadi strategi jangka panjang agar destinasi tetap hidup dan berdaya saing.
Plt Asisten I Setdako Padang Tarmizi Ismail juga mengingatkan pentingnya menciptakan pengalaman berkesan bagi wisatawan. Menurut dia, semakin kuat kesan yang dibawa pulang wisatawan, semakin besar potensi mereka kembali dan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.






