Septrismen Mundur dari Bursa PAW Wali Nagari Saniangbaka

Mantan anggota DPRD Kabupaten Solok dua periode, Septrismen Sutan Putih, memutuskan mengurungkan niatnya untuk maju dalam Pemilihan Antar Waktu (PAW) Wali Nagari Saniangbaka Kecamatan X Koto Singkarak masa jabatan 2026–2028. (Foto: Ist./SumbarFokus.com)

SOLOK (SumbarFokus)

Mantan anggota DPRD Kabupaten Solok dua periode, Septrismen Sutan Putih, memutuskan mengurungkan niatnya untuk maju dalam Pemilihan Antar Waktu (PAW) Wali Nagari Saniangbaka Kecamatan X Koto Singkarak masa jabatan 2026–2028.

Keputusan tersebut disampaikan Septrismen di tengah dinamika politik lokal yang sebelumnya sempat memunculkan namanya sebagai salah satu figur kuat dalam bursa calon wali nagari.

“Melihat perkembangan situasi dan kondisi politik lokal yang semakin dekat dengan pelaksanaan PAW Wali Nagari Saniangbaka, saya dengan ini menarik diri dari rencana untuk ikut sebagai salah satu bakal calon,” ujarnya, di Saniangbaka, Kamis (5/3/2026).

Dia menyebut keputusan tersebut diambil tanpa adanya tekanan dari pihak mana pun. Menurut dia, langkah itu merupakan pertimbangan pribadi untuk menjaga kondusivitas dan persatuan masyarakat nagari.

“Saya merasa bangga dengan tampilnya para tokoh yang siap mengabdikan diri membangun Nagari Saniangbaka, baik yang berada di rantau maupun di dalam nagari,” katanya.

Septrismen juga mengingatkan bahwa dirinya telah mendapatkan kepercayaan masyarakat selama 10 tahun sebagai anggota DPRD Kabupaten Solok periode 2014–2024.

“Saya sudah mendapat kesempatan selama 10 tahun menjadi Anggota DPRD Kabupaten Solok atas dukungan masyarakat Saniangbaka. Saat ini saya memberikan kesempatan kepada saudara-saudara saya untuk tampil sebagai pemimpin di nagari,” ucapnya.

Dia menegaskan bahwa keputusan mundur dari bursa PAW bukan berarti tidak konsisten dengan sikap sebelumnya atau mengaku kalah sebelum proses pemilihan berlangsung.

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.



Pos terkait