Tanggapi LKPJ Wako 2022, Pansus-Pansus di DPRD Padang Gelar Pembahasan

DPRD
Pansus-pansus lintasi komisi DPRD Kota Padang melaksanakan pembahasan bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kota (Pemko), di Padang, Senin (20/3/2023). (Foto: Ist.)

PADANG (SumbarFokus)

Menanggapi Laporan Kinerja dan Pertanggungjawaban Wali Kota Padang tahun 2022, pansus-pansus di komisi DPRD Kota Padang melaksanakan pembahasan bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kota (Pemko), di Padang, Senin (20/3/2023).

Bacaan Lainnya

Usai pelaksanaan Pembahasan, Ketua Pansus I, Djunaidy Hendry mengatakan, dari pembahasan pansus I ada beberapa hal yang perlu dievaluasi. Seperti kepastian dari formasi bagi rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Kota Padang.

“Di Kota Padang, jumlah honor daerahnya lebih kurang 7600, P3K formasi yang sudah disampaikan Kementrian PAN RB berjumlah tiga ribuan. Dari tiga ribu, 2500 itu adalah formasi guru P3K, termasuk di dalam itu 1226 guru passing grade yang kemarin,” ujar Djunaidy.

Disebut ketua Ketua Fraksi PKS Kota Padang ini, dari jumlah yang ada itu, 3100 formasi guru P3K ditambah dengan yang sudah lulus, namun tidak sampai 1000, maka baru terakomodasi 4000 honor daerah yang kemudian dikonversi menjadi P3K.

“Kita punya honor daerah ini 7600, ada 3000-an nasib honor daerah yang tidak jelas nasibnya di tahun 2023, sementara mereka harus diistirahatkan sesuai dengan ketetapan pemerintah pusat. Jadi kita meminta kepada BKPSDM dan Pemerintah Kota secara umum untuk memikirkan bagaimana kelanjutan nasib dari 3000-an honor daerah yang belum tertampung di P3K,” tuturnya.

Di sisi lain, di bidang investasi daerah, disebutkan, diharapkan Pemerintah Kota memiliki loncatan pemikiran yang besar, karena diharapkan juga pembangunan daerah hanya dari APBN dan APBD, sebab tren APBN/APBD terus menurun setiap tahun.

“Kalau Pemerintah Kota Padang tidak memiliki rencana loncatan infestasi daerah yang jelas dan besar, maka berarti kemampuan daerah kita makin hari juga makin turun,” sebut Djunaidy Hendry.

Ketua Pansus II, Jumadi mengungkapkan, semua OPD-OPD mitra kerja Pansus II DPRD Kota Padang telah menyampaikan laporan pertanggungjawaban dan kinerjanya di tahun 2022, mungkin ada catatan-catatan dan rekomendasi.

“Tapi rekomendasi belum kita putuskan, karena akan ada rapat internal lagi dengan anggota Pansus II. Mudah-mudahan secepatnya akan kita rapat internalkan untuk disampaikan ke pimpinan,” ucapnya.

Ketua Pansus III Bobby Rustam manyampaikan, hasil pembahasan bersama OPD-OPD mitra Pansus III ini nantinya akan dirapatkan secara internal bersama anggota pansus lainnya.

“Kita nanti akan rapatkan secara internal. Apa-apa saja yang akan dilakukan evaluasi dari kinerja OPD mitra kerja ke depannya. Memang ada plus minus, namun kinerja rata-rata bagus,” sebut Bobby

Sementara, Ketua Pansus IV Mastilizal Aye menyampaikan, dari pembahasan Pansus IV bersama 12 OPD terhadap LKPJ Walikota Padang, ternyata kinerja mereka di tahun 2022 cukup bagus. Memang ada beberapa yang tidak mencapai target, mungkin karena efesiensi anggaran ketika anggaran di 2022.

“Mudah-mudahan di tahun 2023, kinerja mereka di seluruh OPD itu akan lebih baik lagi. Pada dasarnya, seluruh OPD telah menyampaikan di hadapan Pansus IV, Komisi IV dan dibahas, hasilnya cukup memuaskan. Namun OPD dari Dinas Pariwisata tidak mencapai target, mereka beralasan karena faktor situasi dan kondisi. Itu dapat kita maklumi saja, tapi rata-rata kinerja mereka cukup bagus semua,” tutup Mastilizal Aye. (021)

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.



Pos terkait