FGD ini dibagi menjadi dua sesi, masing-masing dengan dua pembicara. Sesi pertama diisi oleh Assoc. Prof. Joshua B. Gross (California State University, Monterey Bay, USA) dan Asst. Prof. Pranav Nerurkar, Ph.D. (Sardar Patel Institute of Technology (SPIT), University of Mumbai, India). Dalam dunia algoritma dan pemrograman, pengetahuan tentang time complexity dan space complexity sudah lazim dibahas, namun Prof. Gross mengangkat isu baru terkait energy complexity, yaitu bagaimana sebuah algoritma yang dikembangkan oleh programmer dapat meningkatkan emisi CO2 seiring dengan meningkatnya jumlah pengguna. Sementara itu, Prof. Nerurkar fokus membahas Clean Code dan alat yang diperlukan untuk mendeteksi apakah sebuah kode bersih atau tidak. Kode yang bersih diprediksi menggunakan lebih sedikit energi dari perangkat keras dibandingkan dengan kode yang tidak terstruktur. Beberapa alat untuk mendeteksi clean code juga diperkenalkan.
Pada sesi kedua, FGD ini menghadirkan Harm Ellens (Convenor, Joint Advisory Group on AI and Sustainability, International Organization for Standardization/ISO) dan Asst. Prof. Oscar Karnalim, Ph.D. (Dekan Fakultas Teknologi dan Rekayasa Cerdas, Universitas Kristen Maranatha, Bandung). Dr. Oscar menjelaskan tentang Code Quality, Code Readability, dan Code Smells. “Banyak yang berpendapat bahwa code readability adalah hal yang terpisah dari code quality. Tetapi pada dasarnya, justru readability adalah bagian dari quality,” terang Dr. Oscar dalam paparan materinya. Ia juga membahas tentang code smells, yaitu berbagai isu yang dapat terjadi dalam kode pemrograman, serta memberikan tips membangun kode berkualitas tinggi. Sementara itu, Harm Ellens menyampaikan perspektifnya sebagai praktisi di bidang ISO, sebuah organisasi standarisasi yang mempublikasikan berbagai standar internasional untuk industri dan berbagai institusi di seluruh dunia. Ia menjelaskan dari sudut pandang AI dan aspek-aspek yang terkait dengan keberlanjutan lingkungan. Harm Ellens juga memperkenalkan metrik ISO terkait ekosistem dan siklus hidup sistem AI.
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.





