Nofi Yendri Sudiar menekankan bahwa dukungan perguruan tinggi dalam respon kebencanaan penting untuk memastikan data ilmiah yang akurat dan cepat tersedia.
“Data spasial berbasis drone sangat menentukan dalam kajian risiko dan perencanaan penanganan. Kolaborasi ini memastikan data langsung dapat dimanfaatkan BNPB, BPBD, dan pemerintah daerah,” ujarnya.
Data hasil pemetaan selanjutnya dianalisis untuk mengidentifikasi perubahan tutupan lahan, kerusakan geomorfologi sungai, jalur debris, hingga potensi risiko susulan. Seluruh data dihimpun dalam laporan komprehensif sebagai dasar pengambilan keputusan di tingkat daerah maupun pusat.
Melalui kegiatan ini, UNP menegaskan komitmennya mendukung mitigasi dan pemulihan pascabencana di Sumatera Barat, serta memperkuat peran akademik dalam penyediaan data dan kajian ilmiah untuk ketangguhan daerah. (000/003)
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.





