PADANG (SumbarFokus)
Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat Nanda Satria menyatakan komitmennya memperjuangkan kenaikan bantuan modal bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dari sebelumnya Rp2 juta menjadi Rp4 juta per pelaku usaha. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga stabilitas usaha sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat.
Hal itu disampaikan Nanda Satria usai melaksanakan reses di Pasa Lalang, Kelurahan Kuranji, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Kamis (5/2/2026). Dalam kegiatan tersebut, salah satu aspirasi utama masyarakat adalah persoalan bantuan permodalan UMKM.
Berdasarkan informasi yang diterima dari masyarakat, bantuan permodalan yang disalurkan melalui program Dinas Koperasi dan UKM selama ini masih berada di angka Rp2 juta per UMKM. Nilai tersebut dinilai belum mencukupi untuk menopang keberlangsungan usaha para pelaku UMKM.
“Bantuan yang diterima relatif kecil sehingga belum mampu menutup kebutuhan operasional usaha. Akibatnya, banyak pelaku UMKM masih terjerat pinjaman berbunga dari bank maupun lembaga pembiayaan,” kata Nanda Satria.
Kondisi tersebut menjadi perhatian DPRD Sumatera Barat. Nanda Satria menegaskan bantuan permodalan UMKM perlu ditingkatkan agar benar-benar berdampak pada keberlanjutan usaha masyarakat.
“Kami akan memperjuangkan agar bantuan permodalan UMKM minimal menjadi Rp4 juta per pelaku usaha melalui Dinas Koperasi. Selain itu, kami juga mendorong penerbitan Peraturan Gubernur terkait kenaikan bantuan UMKM pada tahun ini,” ujarnya.
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.





