PARIAMAN (SumbarFokus)
Wali Kota Pariaman Yota Balad mengimbau kepada seluruh penyelenggara layanan sosial untuk memperluas sosialisasi Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Jamsostek) kepada pekerja rentan.
Hal ini disampaikan Yota dalam acara Sosialisasi Program Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Bagi Pekerja Rentan, yang digelar di Pandopo Rumah Dinas Wali Kota Pariaman pada Jumat (21/11/2025).
Menurut Yota, banyak pekerja rentan, terutama penerima bantuan sosial, yang masih merasa khawatir jika mereka didaftarkan dalam program BPJS Ketenagakerjaan.
“Mereka khawatir bantuan sosial yang mereka terima akan terputus. Saya meminta kepada penyelenggara layanan sosial, terutama penyuluh sosial dan pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), untuk menjelaskan bahwa status mereka sebagai penerima bantuan sosial tidak akan terganggu dengan mengikuti BPJS Ketenagakerjaan,” ujarnya.
Yota juga mengingatkan agar para penyelenggara layanan sosial dapat menjadi perpanjang tangan pemerintah dalam menyampaikan manfaat BPJS Ketenagakerjaan kepada masyarakat, terutama pekerja rentan, dan berharap dilakukan pendataan terhadap para pekerja rentan ini.
“Saya yakin, Bapak/Ibu yang bekerja di lapangan adalah yang paling dekat dengan masyarakat. Sehingga dapat menyampaikan bahwa program Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan ini memberikan banyak manfaat, seperti yang dirasakan oleh peserta Tuwai Ketan, yang telah mendapatkan manfaat biaya pengobatan yang ditanggung oleh BPJS Ketenagakerjaan,” lanjutnya.
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.






