“Kami berharap dana rehabilitasi dan rekonstruksi dari BNPB pusat bisa segera cair bulan ini agar perbaikan infrastruktur dapat segera dilaksanakan,” ujarnya.
Berdasarkan data yang dihimpun, totak kerugian akibat bencana banjir dan longsor di Kota Pariaman diperkirakan mencapai Rp131 miliar dan sekotar 500 warga terdampak.
Pemko Pariaman juga telah memperpanjang status tanggap darurat bencana daerah selama satu minggu untuk memastikan proses pemulihan berjalan lancar. Dengan status ini, Yota berharap bantuan dan upaya rehabilitasi bisa segera dilaksanakan dengan cepat untuk mengembalikan kondisi Kota Pariaman seperti sedia kala. (028)
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.





