Menurut dia, percepatan tersebut penting karena jalur Padang Panjang merupakan akses vital bagi aktivitas ekonomi masyarakat.
“Konektivitas jalan adalah urat nadi ekonomi. Kami terus mendorong percepatan penanganan ini agar akses transportasi kembali optimal dan aktivitas masyarakat dapat pulih sepenuhnya. Semoga proses perbaikan berjalan lancar dan selesai tepat waktu,” pungkasnya.
Saat ini, Jembatan Kembar Silaing Bawah tetap difungsikan untuk menunjang mobilitas warga, meski masih dengan sistem satu jalur yang menyebabkan antrean kendaraan.
Dengan dorongan percepatan tersebut, pengerjaan jalur kedua serta penanganan di sisi jembatan diharapkan segera rampung agar arus lalu lintas kembali normal. (000)
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.






