Selain menyoroti infrastruktur, Zigo juga menilai Alek Kapalo Banda memiliki makna penting sebagai simbol kebersamaan masyarakat pascabencana.
“Tema tahun ini sangat relevan, yakni meneguhkan persatuan dan merawat kebersamaan dalam menjawab tantangan pascabencana,” tuturnya.
Dia berharap upaya percepatan pemulihan dapat segera terealisasi sehingga aktivitas masyarakat kembali normal.
“Semoga ini menjadi langkah awal percepatan pemulihan, agar aktivitas masyarakat kembali normal dan ekonomi nagari kembali bergerak,” tutupnya. (000/003)
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.






