“Kami tidak tahu dan tidak mau tahu kendali yang terjadi, sebab tidak semua wilayah yang krisis air atau yang airnya terus mengalir bahkan ada yang setiap hari,” ujar Novriadi.
Dari pantauan di lokasi kantor PDAM Sawahlunto, warga kedua dusun yang ada di Desa Santur, yang didominasi oleh emak-emak itu mengaku kecewa atas kondisi yang terjadi. (025)
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.






