PADANG (SumbarFokus)
Saat puasa Ramadan, jangan pernah absen untuk makan sahur. Ini yang terjadi pada tubuh ketika kamu tidak makan sahur, tapi tetap berpuasa.
Akibat Tidak Makan Sahur bagi Kesehatan
Sahur adalah waktu yang amat krusial guna memberi cadangan energi pada tubuh untuk menjalani ibadah puasa selama sehari penuh. Terkadang, karena terlalu lelah di malam sebelumnya, bisa jadi kamu tidak makan sahur karena bangun kesiangan. Hati-hati, hal ini malah bisa merugikan kondisi kesehatan kamu.
Akibat tidak makan sahur bagi tubuh
Menurut dr. Sepriani Timurtini Limbong dari KlikDokter, pada dasarnya kamu tidak disarankan untuk puasa tanpa sahur terlebih dahulu. Sebab, hal tersebut akan membuat tubuh menjadi kehilangan glukosa. Akibatnya kondisi ini bisa meningkatkan risiko hipoglikemia, yakni rendahnya kadar gula darah di dalam tubuh.
“Jika orang yang tidak sahur sampai mengalami hipoglikemia, maka dia akan merasa lemas, pusing, dan bisa pingsan.” jelas dr. Sepri.
Adapun gejala lain yang bisa dirasakan oleh tubuh saat kamu mengalami hipoglikemia adalah jantung berdebar, keringat dingin, linglung, sulit bernapas, hingga kehilangan kesadaran.
Apabila di tengah-tengah berpuasa merasakan gejala di atas (bukan sekadar lemas), sebaiknya kamu tidak memaksakan diri untuk melanjutkan puasa. Segeralah konsumsi minuman atau makanan yang mengandung gula secukupnya lalu beristirahat.
Sementara itu, dr. Melyarna Putri dari KlikDokter mengatakan, sahur juga sangat penting bagi penderita mag yang ingin berpuasa. Sebab, bila penderita mag sampai melupakan sahur, lambung akan kosong dalam waktu yang lebih lama, sehingga menyebabkan rasa nyeri pada lambung karena asam lambung yang bergejolak.
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.





