Alat Berat Dikerahkan, Pemkab Solok Percepat Normalisasi Sungai dan Jalan Pascabencana

Pemerintah Kabupaten Solok mempercepat penanganan dampatan banjir dan longsor dengan mengerahkan alat berat ke sejumlah titik terdampak. (Foto: Pemkab Solok/SumbarFokus.com)

SOLOK (SumbarFokus)

Pemerintah Kabupaten Solok mempercepat penanganan dampatan banjir dan longsor dengan mengerahkan alat berat ke sejumlah titik terdampak. Upaya ini menjadi prioritas untuk membuka kembali akses jalan, memperlancar aliran sungai, dan membersihkan permukiman warga.

Bacaan Lainnya
ADVERTISEMENT Iklan Tukar Uang Kas Keliling Bank Indonesia SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Solok Efia Vivi Fortuna mengatakan bahwa operasi lapangan dilakukan serentak di berbagai nagari.

“Sejak awal tanggap darurat, alat berat sudah bekerja. Fokus kita adalah membuka akses dan menormalisasi aliran sungai agar aktivitas masyarakat segera pulih,” ujarnya.

Tujuh excavator dan dua backhoe loader dikerahkan untuk menangani material longsor, pemulihan aliran sungai, serta pembersihan badan jalan. Di Nagari Koto Sani, alat berat difokuskan membuka jalur yang tertutup longsor. Di Paninggahan, dua excavator bekerja menyingkirkan material lumpur dan batu. Normalisasi sungai juga berlangsung di Batu Palano Selayo, sementara pembersihan akses dilakukan di sejumlah ruas Selayo dan Panunggahan.

Vivi menegaskan bahwa koordinasi lintas sektor terus diperkuat agar penanganan berlangsung cepat dan efektif.

“Normalisasi sungai dan pembukaan akses sangat krusial. Dengan percepatan ini, distribusi logistik dan mobilitas warga bisa segera berjalan lancar,” katanya.

Pemkab Solok menargetkan seluruh fasilitas umum dan akses vital kembali normal dalam waktu dekat, agar proses pemulihan masyarakat pascabencana dapat berlangsung lebih stabil. (000/003)

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.



Pos terkait