Menurut laporan dalam International Journal of Clinical Practice (2014), obat-obatan tertentu dapat menyebabkan onikolisis, termasuk:
- Antibiotik tetrasiklin.
- Antibiotik fluoroquinolone seperti ciprofloxacin.
- Obat antiinflamasi nonsteroid seperti naproxen.
- Taxanes, kelas obat kemoterapi, seperti paclitaxel.
Onikolisis bisa dibalikkan bahkan tanpa menghentikan pengobatan yang menyebabkan masalah dalam beberapa kasus. Memotong kuku yang terpisah, menjaga area kuku tetap kering, dan memotong kuku setiap hari sampai kuku mulai menempel kembali adalah cara-cara untuk mencegah infeksi dan kerusakan permanen akibat onikolisis.
Itulah penjelasan tentang beberapa efek samping obat. Semoga bermanfaat! (006/BBS)
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.






