BI: Ekonomi Sumbar 2025 Tumbuh 3,37 Persen, Tahun 2026 Diproyeksi Meningkat

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Barat M Abdul Majid Ikram mengatakan, perekonomian Sumbar diperkirakan tetap tumbuh pada 2026 dengan kisaran 3,79 hingga 4,59 persen. (Foto: SISCA O.S./SumbarFokus.com)

PADANG (SumbarFokus)

Perekonomian Sumatera Barat pada 2025 tercatat tumbuh 3,37 persen (year on year/yoy). Meski melambat dibandingkan pertumbuhan 2024 sebesar 4,37 persen, Bank Indonesia menilai ekonomi daerah ini masih memiliki potensi untuk kembali meningkat pada tahun berikutnya.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Barat M Abdul Majid Ikram mengatakan, perekonomian Sumbar diperkirakan tetap tumbuh pada 2026 dengan kisaran 3,79 hingga 4,59 persen.

Menurut dia, sejumlah faktor berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi, di antaranya peningkatan konsumsi rumah tangga serta belanja pemerintah yang difokuskan pada program prioritas dan percepatan rekonstruksi pascabencana.

Bacaan Lainnya
ADVERTISEMENT Iklan Bank Indonesia SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Peningkatan konsumsi rumah tangga salah satunya didorong oleh kenaikan UMP 2026 serta berbagai kebijakan insentif pemerintah,” kata Abdul Majid, dalam kegiatan Diseminasi Upaya Pengendalian Harga dan Digitalisasi Pembayaran dalam Mendukung Stabilitas Ekonomi selama Ramadan 1447 H, di Padang, Rabu (11/3/2026).

Selain itu, peningkatan belanja pemerintah untuk pembangunan infrastruktur dan pemulihan ekonomi pascabencana juga dinilai dapat menjadi motor pertumbuhan ekonomi daerah.

Secara sektoral, ekonomi Sumatera Barat masih ditopang oleh sektor pertanian dan perdagangan. Kedua sektor ini menjadi penyumbang utama aktivitas ekonomi masyarakat di daerah tersebut.

Namun demikian, Abdul Majid mengingatkan masih terdapat sejumlah risiko yang dapat menekan pertumbuhan ekonomi. Salah satunya adalah meningkatnya ketidakpastian global, termasuk tensi geopolitik serta kondisi ekonomi dunia.

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.



Pos terkait