PESISIR SELATAN (SumbarFokus)
Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas (FIB Unand) menyalurkan bantuan kemanusiaan sekaligus memperkuat literasi kebencanaan bagi masyarakat nagari terdampak bencana di Kabupaten Pesisir Selatan, baru-baru ini.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Program Kemitraan Masyarakat Membantu Nagari Membangun (PKM-MNM) Khusus Tanggap Darurat Bencana yang melibatkan dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, serta 13 Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) FIB Unand.
Bantuan yang disalurkan berupa paket sembako dan kebutuhan harian yang dihimpun dari keluarga besar FIB Unand, mulai dari dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, hingga masyarakat umum. Donasi diserahkan kepada pemerintah nagari dan perwakilan keluarga terdampak untuk didistribusikan sesuai kebutuhan mendesak.
Dekan FIB Unand Prof. Ike Revita menegaskan bahwa kehadiran FIB Unand tidak berhenti pada bantuan darurat semata, tetapi juga pendampingan berkelanjutan pascabencana.
“FIB Unand berkomitmen mendampingi masyarakat nagari melalui penguatan literasi kebencanaan berbasis kearifan lokal. Bantuan ini langkah awal, sementara pendampingan pengetahuan akan terus dilakukan,” kata dia.
Selain penyaluran donasi, tim FIB Unand juga memberikan penyadaran tentang resiliensi kebencanaan dengan pendekatan budaya lokal. Warga diajak kembali memahami mekanisme tradisional seperti bedug, kentongan, serta peran surau sebagai pusat komunikasi komunitas dalam mitigasi bencana.
Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan gotong royong. Mahasiswa dari berbagai UKM turut membantu distribusi bantuan, dokumentasi, dan interaksi langsung dengan warga nagari.
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.






