Jembatan Anduriang Putus, Pemkab Padang Pariaman Bangun Jembatan Bailey Darurat

PADANG PARIAMAN (SumbarFokus)

Bencana banjir dan longsor yang melanda Kabupaten Padang Pariaman merusak sejumlah infrastruktur, salah satunya Jembatan Anduriang, yang mengakibatkan 30 ribu warga terdampak, terutama dalam hal mobilitas dan aktivitas ekonomi harian, termasuk distribusi hasil pertanian ke pasar.

Sejak jembatan terputus, masyarakat terpaksa mengandalkan rakit darurat berbahan drum untuk menyeberangi sungai. Meski membantu memangkas jarak tempuh, penggunaan rakit ini dinilai berisiko tinggi terhadap keselamatan.

Menanggapi kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman bergerak cepat dengan menggandeng Kepolisian Daerah Sumatera Barat dan Korps Brimob untuk membangun jembatan darurat jenis bailey sepanjang 60 meter.

Bacaan Lainnya

Sebelumnya, pada Rabu (18/3/2026), Bupati Padang Pariaman John Kenedy Aziz telah melakukan peninjauan langsung ke lokasi Jembatan Anduriang, guna melihat kondisi terkini sebelum dilakukan pembangunan jembatan darurat tersebut.

John menyampaikan bahwa pembangunan jembatan darurat akan dimulai pada awal April sebagai langkah percepatan pemulihan akses masyarakat.

Hingga kini, warga masih bergantung pada rakit darurat sambil menunggu pembangunan jembatan permanen dari pemerintah pusat yang diharapkan dapat menjadi solusi jangka panjang yang lebih aman dan berkelanjutan. (028)

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.



Pos terkait