Kepala BI Sumbar: Demi Investor Datang, Persepsi Buruk untuk Investasi di Sumbar Perlu Dihilangkan

Kepala Perwakilan BI Sumbar Endang Kurnia Saputra, saat diwawancara wartawan. (Foto: YEYEN/SumbarFokus.com)

Sejak 2021, dikatakan, juga sudah dicanangan Sumbar Ramah dan Bersih, yang juga merupakan bagian dari upaya mengubah persepsi, sehingga semua pihak melihat bahwa Sumbar tidak lagi tertutup.

“Sumbar terbuka untuk semua, termasuk investor,” imbuhnya.

Bacaan Lainnya
ADVERTISEMENT Iklan Tukar Uang Kas Keliling Bank Indonesia SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain mendorong iklim investasi yang baik di Sumbar, pertumbuhan ekonomi baru di Sumbar juga bisa didorong dengan sejumlah strategi, antara lain menggiatkan sektor pariwisata, meningkatkan inklusivitas ekonomi, menguatan lumbung pangan, melakukan upaya sinergi pengendalian inflasi – yang dalam hal ini diwujudkan oleh BI melalui Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP), dan perluasan digitalisasi.

Tujuh program dalam GNPIP

Dikemukakan oleh Kepala BI Sumbar Endang Kurnia Saputra, GNPIP sendiri terdiri dari tujuh rangkaian program. Ketujuh rangkaian ini merupakan upaya untuk menekan laju inflasi.

Rangkaian program tersebut terdiri dari optimalisasi pelaksanaan OP/Pasar Murah/SPHP, optimalisasi fasilitasi distribusi melalui Subsidi Ongkos Angkut, dan perluasan dan penguatan KAD antar provinsi dan intra provinsi.

Selanjutnya, program yang keempat, adalah penguatan ketahanan komoditas pangan strategis, yang dilakukan melalui implementasi best practices pertanian organic pada beberapa daerah sentra produksi, implementasi best practices digital farming, pembangunan Toko Pengendalian Inflasi Pesantren, pengembangan program Pesantren Pendukung Ketahanan Pangan, dan pelaksanaan gerakan urban farming melalui berbagai inisiasi.

Kemudian, program yang kelima adalah peningkatan pemanfaatan alsintan dan saprodi melalui bantuan alsintan kepada kelompok-kelompok tani. Selanjutnya, GNPIP diwujudkan melalui penguatan insfrastukrut TIK, digitalisasi, dan data pangan melalui integrasi data.

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.



Pos terkait