Gubernur juga menyampaikan bahwa Pemprov Sumbar telah menetapkan kebijakan agar setiap penggantian kendaraan dinas pemerintah diarahkan menggunakan kendaraan listrik. Kebijakan tersebut diharapkan secara bertahap dapat mendorong penggunaan kendaraan listrik di lingkungan pemerintahan sekaligus menjadi contoh bagi masyarakat.
Gubernur berharap, keberadaan SPKLU Center dan berbagai kemudahan yang diberikan PLN dapat mempercepat penggunaan kendaraan listrik di Sumatera Barat. Menurutnya, langkah tersebut tidak hanya mendukung pengurangan emisi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menghadirkan energi yang lebih bersih dan berkelanjutan.
āMudah-mudahan dengan SPKLU Center dan gebyar pemotongan tambahan daya ini akan memberikan semangat dan kemudahan kepada kita di Sumatera Barat, sehingga energi hijau kemudian Sumbar hijau bisa kita implementasikan lebih cepat lagi yang akan memberikan kebaikan kepada kita semua,ā sebut Gubernur.
Peresmian SPKLU Center kemudian dilakukan Gubernur bersama jajaran PLN dan Kementerian ESDM dengan pembacaan basmalah. Gubernur berharap fasilitas tersebut memberikan kemudahan bagi masyarakat sekaligus memperkuat kontribusi Sumatera Barat dalam mendukung transisi energi nasional.
Sementara, Direktur Pembinaan Ketenagalistrikan Strategis Kementerian ESDM Andriah Feby Misna mengatakan, peningkatan penggunaan kendaraan listrik harus diikuti dengan kesiapan infrastruktur pengisian daya. Menurutnya, kendaraan listrik berbasis baterai merupakan salah satu strategi pemerintah dalam mencapai target Ā Net Zero Emission 2060.
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.





