PADANG (SumbarFokus)
Setiap pengendara motor wajib memiliki Surat Izin Mengemudi atau SIM C. Untuk mendapatkannya, Anda harus mengikuti ujian tulis dan praktik. Adapun ujian praktiknya berupa berkendara di beberapa lajur rintangan.
Terkadang ada peserta gagal dalam ujian ini karena jarang berlatih. Sebagai langkah antisipasi, Anda perlu tahu cara mengendarai motor di ujian praktik SIM C. Pasalnya, jika tesnya gagal, Anda perlu mengulangnya lagi hingga berhasil. Sedihnya, mengulang ujian praktik SIM C pun gak gratis, lho!
- Percaya diri dan konsentrasi
Rasa percaya diri wajib dimiliki saat hendak melakukan ujian SIM C. Jika ragu, peluangmu untuk berhasil akan kecil. Sebab, Anda akan sulit berkonsentrasi sehingga gak fokus saat melaju di beberapa lajur rintangan.
- Berlatih secara rutin
Setiap lajur ujian SIM C memiliki tantangannya tersendiri. Oleh karena itu, sering-seringlah berlatih agar gak mengulang ujian SIM C nantinya.
Coba kemudikan motor dengan tegap dan mulailah berlatih berbelok perlahan-lahan. Ini bisa jadi teknik dasar menaklukkan lajur ujian SIM C dengan mudah,
- Mengetahui jenis dan teknik melalui rintangan
Dalam ujian praktik SIM C, Anda diwajibkan berhasil melewati lima lajur rintagan. Tiap lajur rintangan memiliki tantangan tersendiri yang harus ditaklukan. Adapun rintangan ujian SIM C menurut Peraturan Kapolri Nomor 9 Tahun 2012 Pasal 62 adalah sebagai berikut.
1) Pengereman atau keseimbangan
Di tahap ini, Anda perlu menjalankan motor dengan kecepatan stabil 30 km/jam. Kemudian, berhenti di garis stop memakai teknik pengereman kombinasi yang didominasi rem tangan.
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.






