Lima Tips Mengendarai Motor saat Ujian Praktik SIM C

Mengendarai Motor saat Ujian
Pada lajur zig-zag, Anda diwajibkan bisa menyetir motor dengan sedikit kelokan. Untuk itu, pastikan bahu dan badanmu luwes saat hendak bermanuver. (Foto: Canva/Ist.)

Ini juga harus dibarengi rem kaki untuk mengimbangi rem depan. Saat melakukannya, posisikan kaki kiri turun dan arahkan kepala ke kanan belakang untuk konfirmasi keselamatan.

2) Zig-zag

Bacaan Lainnya

Pada lajur zig-zag, Anda diwajibkan bisa menyetir motor dengan sedikit kelokan. Untuk itu, pastikan bahu dan badanmu luwes saat hendak bermanuver.

Tarikan gas yang gak terlalu besar diperlukan agar motornya seimbang. Nah, jika pakai motor bebek, gunakan saja gigi 2. Namun, jika pakai motor matik, tarik gasnya perlahan dan jaga agar stabil.

3) Angka 8

Anda gak akan gagal di lajur angka 8 jika tahu triknya. Selain luwes saat bermanuver, Anda pun perlu melakukan counter steering. Ini adalah aktivitas memosisikan duduk ketika berbelok. Saat belok ke kanan posisikan dudukmu di sebelah kiri dan sebaliknya.

4) Reaksi menghindar

Lajur ini lebih mudah dari tantangan angka 8. Anda hanya perlu fokus dan berkendara gak terlalu kencang.

Lakukan pengereman kaki sambil menunggu lampu menyala. Pilihlah rute di mana lampu menyala. Anda pun akan lulus dengan mudah, deh!

5) U turn

Anda harus berbalik arah dan membentuk huruf U di tahap ini. Saat menikung jangan lupa mempraktikkan counter steering.

Lakukan pula konfirmasi keselamatan saat menjalankan motor memutar membentuk huruf U. Pastikan Anda gak menginjakkan kaki ke lapangan dan pandangan lurus ke depan.

  1. Gunakan motor pribadi jika boleh

Ketentuan motor pada ujian SIM C berbeda-beda di setiap wilayah. Ada daerah yang menyediakan motor, tapi ada yang diperbolehkan menggunakan motor pribadi.

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.



Pos terkait