Optimis! Ekonomi Sumbar Dinilai Tetap Potensial Tumbuh di Tengah Ketidakpastian Dinamika Global

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Barat M Abdul Majid Ikram mengatakan, kondisi ekonomi Amerika Serikat selalu menjadi salah satu faktor yang diperhatikan oleh banyak negara, termasuk Indonesia. (Foto: SISCA O.S./SumbarFokus.com)

Meski demikian, Abdul Majid menilai berbagai dinamika global tersebut justru menjadi pengingat bagi daerah untuk terus memperkuat daya tahan ekonomi.

Menurut dia, stabilitas ekonomi tetap menjadi fokus utama, terutama melalui pengendalian inflasi dan menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah.

“Sasaran kita menjaga stabilitas nilai rupiah, yaitu inflasi dan nilai tukar,” katanya.

Selain faktor kebijakan ekonomi global, perkembangan geopolitik juga menjadi perhatian. Konflik di sejumlah kawasan, termasuk ketegangan di Timur Tengah, berpotensi memengaruhi harga energi dunia.

Bacaan Lainnya
ADVERTISEMENT Iklan Bank Indonesia SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kenaikan harga minyak dunia, misalnya, dapat berdampak pada berbagai sektor ekonomi, termasuk bagi negara yang masih bergantung pada impor energi.

Indonesia sendiri saat ini telah menjadi negara pengimpor minyak, berbeda dengan masa sebelumnya ketika masih menjadi negara pengekspor minyak dan tergabung dalam Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak (OPEC).

“Dulu kita eksportir, sekarang kita importir,” kata Abdul Majid.

Kondisi tersebut juga berkaitan dengan meningkatnya kebutuhan energi seiring pertumbuhan ekonomi dan meningkatnya konsumsi bahan bakar minyak.

Meski menghadapi berbagai dinamika global tersebut, Bank Indonesia tetap optimistis stabilitas ekonomi dapat terjaga melalui koordinasi yang kuat antara pemerintah, otoritas moneter, dan berbagai pemangku kepentingan.

Menurut Abdul Majid, berbagai langkah pengendalian inflasi, penguatan koordinasi antarinstansi, serta upaya menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok akan terus dilakukan agar kondisi ekonomi tetap kondusif bagi masyarakat. (003)

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.



Pos terkait