TPST-RDF tersebut ditargetkan mampu mengolah hingga 500 ton sampah per hari setelah beroperasi penuh. Selain memperpanjang usia TPA Air Dingin, fasilitas ini diharapkan mampu menekan emisi karbon dan gas metana, memperkuat ekonomi sirkular, serta membuka peluang investasi dan lapangan kerja baru.
RDF yang dihasilkan nantinya akan dimanfaatkan PT Semen Padang sebagai bahan bakar alternatif dengan kapasitas penyerapan hingga 200 ton per hari.
Kunjungan tersebut turut dihadiri sejumlah pimpinan OPD terkait di lingkup Pemprov Sumbar dan Pemko Padang, serta Direktur Utama PT Semen Padang Pri Gustari Akbar. (000/003)
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.






