PADANG (SumbarFokus)
Destination branding merupakan platform pemberdayaan, pengembangan dan pemasaran potensi destinasi secara terpadu dan berkelanjutan.
Perguruan tinggi sebagai part of multi-stakeholder melalui pembelajaran mata kuliah terus beradaptasi dengan kebutuhan industri. Salah satunya melalui mata kuliah Destination Branding yang ada pada program studi Desain Komunikasi Visual (DKV) Universitas Negeri Padang. Semester Januari-Juni 2024, DKV UNP menggandeng Dinas Pariwisata Sumbar sebagai mitra implementasi mata kuliah.
Sebagai informasi, satu dari delapan kebutuhan ekonomi digital 20 tahun kedepan adalah DKV, hal ini pernah disampaikan dalam paparan ‘Transformasi Ekonomi Digital Kota Padang 20 Tahun Kedepan’ oleh Dr. Haris yang juga merupakan dosen pengampu mata kuliah Destination Branding. Pertemuan hari ini di fasilitasi oleh Dinas Pariwasata Sumbar dengan menghadirkan kabupaten kota yang berkomitmen untuk melaksanakan program destination branding. Adapun kabupaten kota yang hadir yaitu : Kabupaten Tanah Datar, Kota Padang dan Kabupaten Agam.
Kegiatan diawali dengan arahan dari Kepala Dinas Pariwisata Sumbar, Drs. Luhur Budianda SY, MSi dan dilanjutkan dengan highlight Destination Branding oleh Dr. Haris. Kemudian presentasi data awal 3 kabupaten kota yang di moderatori oleh Aulia selaku mahasiswa DKV. Pertama, presentasi terkait Kabupaten Tanah Datar yang akan di fokuskan pada wisata budaya di Kawasan Istano Basa Pagaruyuang oleh Aviva dan kelompok kerja. Kedua, presentasi terkait Kota Padang yang akan di fokuskan pada wisata heritage di Kawasan Kota Tua oleh Azizi dan kelompok kerja. Ketiga, presentasi terkait Kabupaten agam yang akan di fokuskan pada wisata religi di Kawasan Maninjau dan Museum Buya Hamka.
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.





