Rapat Kerja Komisi VI dengan BKPM, Nevi Zuairina Minta 2024 Bisa Lampaui Target

Hj. Nevi Zuairina. (Foto: Dok. Pribadi/SumbarFokus.com)

Mengenai perkembangan proyek IKN, Hj. Nevi Zuairina menekankan harapan agar proyek ini dapat terus menarik minat investor tanpa membebani APBN secara signifikan.

“Kita berharap dengan strategi yang tepat, proyek IKN dapat lebih banyak dibiayai oleh investor, mengurangi beban APBN dan mendorong pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan,” ujar Anggota Badan Anggaran ini.

Bacaan Lainnya

Lebih lanjut, Hj. Nevi Zuairina juga menyoroti pentingnya kebijakan penataan investasi asing yang tidak hanya membawa modal tapi juga transfer teknologi, penggunaan bahan baku lokal, dan penyerapan tenaga kerja Indonesia. Hal ini untuk menghindari dampak negatif seperti yang terjadi di Morowali.

“Penting bagi kita untuk memastikan bahwa investasi yang masuk dapat memberikan dampak positif terhadap ekonomi lokal, khususnya dalam pemberdayaan UMKM dan penciptaan lapangan kerja,” tambahnya.

Terakhir, Hj. Nevi Zuairina mengapresiasi upaya Kementerian Investasi/BKPM dalam mengendalikan penggunaan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dan penyerapan tenaga kerja lokal. Ini adalah langkah vital untuk memastikan bahwa setiap proyek investasi memberikan manfaat nyata bagi perekonomian Indonesia.

“Saya meminta komitmen bersama antara pemerintah dan DPR RI untuk memastikan bahwa investasi di Indonesia tidak hanya bertambah jumlahnya tetapi juga kualitas dan dampak positifnya bagi masyarakat luas,” tutup Nevi Zuairina. (000/ril)

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.



Pos terkait