Tambang Ombilin Direncanakan Aktif Kembali, Danantara Dorong Percepatan Operasional

Chief Operating Officer Danantara Dony Oskaria mendorong percepatan pengaktifan kembali tambang batubara Ombilin di Kota Sawahlunto pada 2026. (Foto: Ist./SumbarFokus.com)

PADANG (SumbarFokus)

Chief Operating Officer Danantara Dony Oskaria mendorong percepatan pengaktifan kembali tambang batubara Ombilin di Kota Sawahlunto pada 2026.

Bacaan Lainnya
ADVERTISEMENT Iklan Tukar Uang Kas Keliling Bank Indonesia SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia menyampaikan, rencana pembukaan kembali tambang tersebut sebaiknya tidak menunggu hingga 2027, tetapi dapat dipercepat tahun ini seiring proses perizinan yang tengah berjalan.

Informasi yang dihimpun menyebut PT Bukit Asam saat ini sedang menyiapkan berbagai dokumen pendukung, termasuk perizinan, analisis mengenai dampak lingkungan, serta studi kelayakan sebagai syarat operasional tambang.

Direktur Operasional PT Bukit Asam Ilham Yacob mengatakan, proses penyusunan dokumen tersebut menjadi tahapan penting sebelum aktivitas penambangan dapat dilaksanakan.

Dia menjelaskan, pengaktifan kembali tambang berpotensi membentuk ekosistem ekonomi baru serta memberikan dampak positif bagi pertumbuhan daerah.

Corporate Secretary PT Bukit Asam Eko Prayitno menyampaikan, kegiatan penambangan baru dapat dilakukan setelah seluruh dokumen teknis, biaya, operasional, tenaga kerja, serta aspek legal dan lingkungan memperoleh persetujuan pemerintah.

Dia menyebut, apabila tambang kembali beroperasi maka diperkirakan mampu menyerap sekitar 1.000 tenaga kerja, baik pada tambang terbuka maupun tambang bawah tanah.

Potensi cadangan batubara Ombilin diperkirakan mencapai sekitar 2 juta ton pada tambang terbuka dan sekitar 100 juta ton pada tambang bawah tanah. Aktivitas pertambangan di kawasan tersebut diketahui mengalami penurunan signifikan dalam sekitar dua dekade terakhir.

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.



Pos terkait