PARIAMAN (SumbarFokus)
Wali Kota Pariaman Yota Balad menjadi salah satu pembicara dalam seminar internasional yang diselenggarakan Asosiasi Profesi Widyaiswara Indonesia (APWI) bersama Universitas Kuala Lumpur (UniKL), Malaysia, secara daring melalui Zoom, Rabu (26/8/2026).
Seminar bertema Public Sector Talent 2030: Strategi Indonesia-Malaysia Membangun Aparatur yang Adaptif dan Berintegritas tersebut menjadi ruang belajar dan kolaborasi antara Indonesia dan Malaysia dalam membahas pengembangan sumber daya manusia (SDM) aparatur sektor publik.
Dalam kesempatan tersebut, Yota memaparkan strategi pembangunan dan pengembangan daerah Kota Pariaman, termasuk upaya peningkatan kualitas SDM aparatur sipil negara (ASN) melalui program-program unggulan Pemko Pariaman.
Dia juga menyampaikan pentingnya membangun harmonisasi di lingkungan ASN sebagai salah satu upaya untuk menciptakan aparatur yang adaptif, berintegritas, dan mampu mendukung pelaksanaan pembangunan daerah serta peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Seminar internasional ini diikuti sekitar 1.000 peserta dari Indonesia dan Malaysia. Kegiatan tersebut diharapkan dapat memperluas pertukaran gagasan serta memperkuat kolaborasi kedua negara dalam menghadapi tantangan pengembangan talenta sektor publik menuju 2030.
Selain Yota, seminar ini menghadirkan sejumlah narasumber, yakni Prof. Aimi Zulhazmi Abdul Rashid dari Universitas Kuala Lumpur, Malaysia, Wagub Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, serta Menteri Pendidikan Kedutaan Malaysia di Indonesia Hasnul Faizal bin Hushin Amri. (028)
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.





