PARIAMAN (SumbarFokus)
Wali Kota Pariaman Yota Balad meninjau langsung rumah warga penerima bantuan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bedah rumah di Desa Pakasai, Kecamatan Pariaman Timur, dan Desa Sikapak Timur, Kecamatan Pariaman Utara, Jumat (28/8/2026) sore.
Dalam peninjauan tersebut, Yota melihat progres pembangunan tiga rumah penerima manfaat, yakni satu rumah di Desa Pakasai dengan progres 20 persen serta dua rumah di Desa Sikapak Timur dengan progres masing-masing 50 persen dan 100 persen.
Salah seorang penerima bantuan di Desa Pakasai, Jermi Yoyo Hendra, mengaku bersyukur atas bantuan bedah rumah yang diterimanya. Dia mengatakan kondisi rumah yang semakin layak membuat keluarganya lebih tenang, terutama ketika hujan turun.
Dia tidak lagi merasa khawatir rumahnya mengalami kebocoran dan keluarganya kini dapat beristirahat dengan lebih nyaman.
Yota menjelaskan, bantuan BSPS pada 2026 di Kota Pariaman mencapai 609 unit, dengan nilai bantuan Rp20 juta untuk setiap rumah. Program tersebut ditujukan untuk membantu masyarakat berpenghasilan rendah memperbaiki rumah agar menjadi lebih layak huni.
“Kami berharap, dengan adanya program BSPS ini, rumah yang tidak layak huni di Kota Pariaman sudah jauh berkurang,” ungkap Yota.
Dia juga menegaskan pentingnya semangat gotong royong karena bantuan yang diberikan belum tentu mencukupi seluruh biaya perbaikan rumah. Pemerintah berharap program ini tidak hanya meningkatkan kualitas hunian masyarakat, tetapi juga menggerakkan ekonomi lokal melalui keterlibatan tukang, toko bangunan, dan tenaga pendukung lainnya. (028)
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.





