BATAM (SumbarFokus)
Wali Kota Batam Amsakar Achmad memastikan pasokan listrik di Batam telah kembali normal setelah gangguan yang terjadi sejak Senin (12/10/2026). Masyarakat diminta tetap tenang dan tidak mudah mempercayai kabar yang menyebutkan Batam akan kembali mengalami pemadaman listrik atau blackout selama tiga hari.
Amsakar mengatakan, Pemerintah Kota Batam terus berkoordinasi dengan Direktur Utama PLN Batam Kwim Fo beserta jajaran untuk memastikan penanganan gangguan berjalan cepat.
āSejak kemarin, kami terus mendorong dan berkoordinasi dengan Direktur Utama PLN Batam, Bapak Kwim Fo, beserta jajarannya. Alhamdulillah, seluruh tim teknis terkait bergerak cepat dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk mengatasi gangguan tersebut,ā ujar Amsakar, Selasa (13/10/2026).
Gangguan awal terjadi di wilayah Sekupang akibat masalah pada sistem kelistrikan, kemudian berdampak ke sejumlah wilayah pelayanan lainnya. Berdasarkan data PLN Batam pada Selasa pagi, pukul 04.00ā05.00 WIB, sebanyak 406.083 dari 411.219 pelanggan terdampak telah kembali menikmati layanan listrik.
Pada periode tersebut, pemulihan beban listrik mencapai 496,7 megawatt (MW) dari total 501,8 MW. Sebanyak 11 gardu induk dan 12 jaringan transmisi yang terdampak juga telah kembali beroperasi.
Amsakar menyebutkan, berdasarkan informasi terbaru yang diterima Pemko Batam, pemulihan pasokan listrik kini telah mencapai 100 persen.
āBerdasarkan informasi terkini yang kami terima, kondisi kelistrikan sudah kembali pulih 100 persen. Karena itu, masyarakat tidak perlu khawatir dengan informasi yang menyebutkan Batam akan mengalami blackout selama tiga hari ke depan. Informasi tersebut tidak benar,ā tegasnya.
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.





