AGAM (SumbarFokus)
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memperluas pembangunan hunian tetap (huntap) mandiri berbasis Sepablock ke Kabupaten Limapuluh Kota dan Kabupaten Agam, dalam upaya percepatan pemulihan pascabencana hidrometeorologi di Sumatera Barat, di Agam, Kamis (16/4/2026).
Sebelumnya, pembangunan huntap mandiri berbasis Sepablock telah diterapkan di Kota Padang dan Kabupaten Padang Pariaman.
Pembangunan huntap mandiri di Kabupaten Limapuluh Kota dimulai di Jorong Lubuk Aur Nagari Koto Tinggi Kecamatan Gunuang Omeh, Rabu (15/4/2026), ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Sekretaris Utama BNPB Rustian bersama Bupati Limapuluh Kota Safni Sikumbang.
Kemudian, peletakan batu pertama di Kabupaten Agam dilakukan di Jorong Kayu Pasak Nagari Salareh Aia Kecamatan Palembayan, Kamis (16/4/2026), oleh Rustian bersama Wakil Bupati Agam Muhammad Ikbal.
Sestama BNPB Rustian menjelaskan bahwa pembangunan huntap mandiri menggunakan Sepablock bukan tanpa alasan.
“Karena itu, kami membutuhkan solusi yang tidak hanya cepat, tetapi juga aman dan berkelanjutan. Sepablock menjawab kebutuhan tersebut,” katanya.
Rustian menegaskan bahwa percepatan pembangunan menjadi faktor krusial dalam penanganan pascabencana.
“Dengan penggunaan Sepablock, waktu pembangunan huntap dapat dipangkas secara signifikan sehingga masyarakat yang saat ini masih tinggal di hunian sementara (huntara) bisa segera menempati rumah permanen,” ujarnya.
Dia juga mengungkapkan bahwa pemanfaatan Sepablock tidak hanya dilakukan BNPB.
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.






