Sumbar Dorong Investasi Besar, Kelapa, Gambir hingga Tol Masuk Prioritas

Percepatan investasi menjadi fokus utama dalam upaya mendorong pertumbuhan ekonomi Sumatera Barat, yang pada 2025 tercatat sebesar 3,4 persen. (Foto: Ist./SumbarFokus.com)

PADANG (SumbarFokus)

Percepatan investasi menjadi fokus utama dalam upaya mendorong pertumbuhan ekonomi Sumatera Barat, yang pada 2025 tercatat sebesar 3,4 persen.

Hal itu dibahas dalam pertemuan bersama Kepala BP BUMN Dony Oskaria dengan Gubernur Sumbar Mahyeldi serta bupati dan wali kota se-Sumbar, di Jakarta, Rabu (15/4/2026).

“Percepatan investasi diperlukan agar Sumbar tidak tertinggal dalam pertumbuhan ekonomi regional,” ujar Dony.

Bacaan Lainnya

Dalam forum tersebut, sejumlah sektor strategis dibahas sebagai prioritas pengembangan, mulai dari komoditas unggulan hingga infrastruktur.

Sektor kelapa menjadi salah satu fokus utama. Komoditas ini diproyeksikan masuk dalam skema hilirisasi melalui pengembangan industri yang terintegrasi dengan pasokan dari masyarakat.

Pengembangan akan dimulai dari penyiapan lokasi dan model bisnis yang mampu menyerap produksi petani, kemudian diarahkan ke pola korporasi dan plasma.

Selain itu, isu peremajaan kebun kelapa juga menjadi perhatian, mengingat banyak tanaman yang sudah tidak produktif.

Forum juga membahas rencana akuisisi pabrik kelapa yang pailit melalui lelang kurator sebagai langkah percepatan industrialisasi.

Di sektor lain, komoditas gambir juga diproyeksikan naik kelas melalui pengembangan industri berbasis hilirisasi.

Wilayah Lima Puluh Kota, Pasaman, dan Pesisir Selatan masuk dalam rencana proyek percontohan dengan nilai investasi awal sekitar Rp500 miliar.

Pengembangan ini diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah, memperluas lapangan kerja, serta memperkuat posisi Sumbar dalam rantai industri.

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.



Pos terkait